[Palu, 10 Februari 2026] – Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia berbasis digital di Indonesia Timur melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah. Kolaborasi ini menjadi bagian integral dari implementasi program unggulan daerah “Berani Cerdas” yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.
Program tersebut diperkuat dengan kebijakan pemberian 25.000 beasiswa jenjang S1 hingga S3 bagi putra-putri Sulawesi Tengah, termasuk dari Kota Palu, sebagai langkah nyata memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.
Transformasi Pendidikan Lewat Jalur Digital
Dalam kerja sama ini, UTDI berperan sebagai mitra strategis untuk memastikan para penerima beasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan studi, tetapi juga dibekali kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan industri dan pemerintahan modern.
Rektor UTDI, Sri Redjeki, S.Si., M.Kom., Ph.D., menekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar alat, melainkan pola pikir.
"Melalui program Berani Cerdas, UTDI berkomitmen menghadirkan ekosistem pendidikan digital yang adaptif, termasuk penguatan model pembelajaran Smart learning yang mengutamakan fleksibilitas mengakomodir gaya belajar dan kepentingan mahasiswa dengan dukungan teknologi termasuk didalamnya Learning Management System (LMS), sehingga akses pendidikan tetap terbuka bagi mahasiswa di wilayah terpencil," ungkapnya.
Digitalisasi Pemerintahan yang Inklusif
Lebih lanjut, UTDI juga akan mendukung pelatihan literasi digital bagi guru, pendampingan kurikulum teknologi untuk SMA/SMK, peningkatan kapasitas aparatur sipil negara, integrasi data antar instansi, serta penguatan keamanan siber dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dr. Wijang Widhiarso, S.Kom., M.Kom. menambahkan bahwa Smart learning UTDI menjadi andalan untuk memperkuat dan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) didaerah terutama dilevel pendidikan tinggi karena fleksibilitasnya membuat peserta didik dalam hal ini mahasiswa tidak memiliki batasan dari sisi waktu, umur, gender, wilayah atau hal lain yang membuat pendidikan tinggi tidak dapat dinikmati.
Sinergi untuk Masa Depan
Kolaborasi UTDI dengan pemerintah daerah Sulawesi Tengah disambut baik oleh Gubernur Sulawesi Tengah dan jajarannya. Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. menyampaikan bahwa sinergi ini diharapkan mampu memangkas kesenjangan digital sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda daerah. Dengan dukungan akademisi UTDI dan pemanfaatan teknologi secara optimal, kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya ekosistem talenta digital yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.