[Yogyakarta, 29 April 2026] – Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. L.N. Harnaningrum, S.Si., M.T. di bidang Kepakaran Komputasi bergerak (Mobile Computing). Acara ini dibuka oleh Ketua Senat UTDI, Sari Iswanti, S.Si., M.Kom. dan berlangsung dengan khidmat di gedung Bale Lantip UTDI. Pengukuhan ini menandai babak baru bagi UTDI dalam memperkokoh eksistensinya sebagai universitas rujukan di bidang teknologi digital di Indonesia.
Pidato Ilmiah: Menjawab Tantangan Transformasi Digital
Dalam prosesi tersebut, Prof. Dr. L. N. Harnaningrum menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Integrasi Keamanan dan Efisiensi Memori pada Smartphone Masa Depan”. Pidato tersebut menegaskan pentingnya penguatan aspek keamanan dan efisiensi memori di tengah meningkatnya ancaman siber dan kompleksitas aplikasi digital. Disampaikan pula bahwa ketergantungan pada cloud serta pengelolaan memori yang belum optimal dapat memicu risiko keamanan, penurunan kinerja, hingga overheating perangkat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbasis keamanan lokal serta optimasi sistem untuk menghasilkan teknologi yang lebih cepat, aman, dan andal. Integrasi ini diharapkan mampu mendorong inovasi digital yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga berdampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Rektor UTDI, Sri Redjeki, S.Si., M.Kom., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa pencapaian Prof. Ningrum merupakan kebanggaan bagi seluruh civitas akademika.
"Gelar Guru Besar adalah amanah akademik tertinggi, apalagi beliau adalah Guru Besar pertama di UTDI. Kehadiran Prof. Ningrum diharapkan menjadi energi baru bagi UTDI untuk terus melahirkan riset-riset yang berdampak luas, serta memperkuat kualitas pengajaran di tengah persaingan global yang semakin kompetitif," tutur Rektor.
Dukungan Terhadap Visi Digital Indonesia
Pengukuhan ini juga dihadiri oleh
pimpinan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta,
Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta, para Guru Besar, perwakilan
dari pemerintah daerah, para rektor perguruan tinggi mitra, serta kolega dari
berbagai instansi pemerintah, industri, keluarga, serta gereja.
Ir. Teguh Wijono Budi Prasetijo, M.M. selaku Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bhakti Yogyakarta mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas pencapaian UTDI dalam melahirkan Guru Besar pertamanya. Momentum ini dinilai sebagai tonggak penting dalam perjalanan institusi, sekaligus bukti nyata komitmen UTDI dalam mengembangkan kualitas akademik di bidang teknologi digital. Beliau juga menegaskan bahwa kehadiran seorang Guru Besar bukanlah akhir dari pencapaian, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memberikan kontribusi nyata melalui tridarma perguruan tinggi, mendorong inovasi, serta memberi dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.