Berita

STMIK AKAKOM Membantu Meningkatkan Mutu Layanan Sekolah Menengah Kejuruan Melalui Program Kemitraan Masyarakat

satu tahun yang lalu

Sekolah merupakan lembaga atau institusi yang membantu menumbuh kembangkan ilmu, potensi dasar dari siswa atau peserta didik. Tidak hanya dalam aspek ilmu intelektual, akan tetapi juga dalam aspek kepribadian, tingkah laku, tata krama dan budi pekerti juga diajarkan disekolah. Kualitas sekolah tidak terlepas dari sebuah pelayanan prima yang ditawarkan oleh sekolah. Kualitas yang baik akan menentukan harga jual yang baik pula. Pelayanan prima yang dimiliki sekolah dapat menaikkan harga jualnya. Jika itu sudah terjadi, maka kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut akan terbangun.

 

Siska Puji Lestarai, S.Kom., M.Pd., selaku waka humas di SMK Muhammadiyah 2 Bantul tersebut mengungkapkan bahwa salah satu permasalahan yang terjadi di sekolah adalah masalah layanan perpustakaan dan pembayaran. Beliau menyebutkan bahwa koleksi buku di perpustakaan dapat dikatakan kurang lengkap, belum ada buku-buku baru yang menunjang proses belajar mengajar siswa sehingga mengurangi minat siswa berkunjung ke perpustakaan. Pencatatan peminjaman dan pengembalian buku masih dilakukan secara manual sehingga sulit untuk melihat stok buku yang masih ada serta keterlambatan dalam pengembalian sulit untuk dilacak. Selain perpustakaan, sistem keuangan di sekolah ini juga masih dilakukan secara manual. Pembayaran SPP dicatat dalam sebuah buku. Masalah yang terjadi adalah orang tua wali tidak dapat memantau langsung terkait dengan status pembayaran sekolah anaknya.

 

Melalui Program Kemitraan Masyarakat yang di danai oleh DRPM Kemenristek / Brin, dosen STMIK AKAKOM  Sumiyatun, S.Kom., M.Cs dan Basuki Heri Winarno, S.Pd., M.Kom., membantu menyelesaikan masalah tersebut dengan membuat sistem informasi perpustakaan serta menambah koleksi buku. Dengan demikian layanan di perpustakaan dapat meningkat. Sedangkan untuk meningkatkan layanan keuangan tim pengabdi membuat sistem e-bayar sehingga orang tua dapat mengecek apakah putra putrinya sudah melakukan pembayaran atau belum. Target yang akan dicapai pada kegiatan  ini adalah meningkatnya layanan dari sekolah menengah kejuruan ini


Berita Lainnya

UTDI Lampaui Standar 'Tracer Study' Lulusan
UTDI Lampaui Standar 'Tracer Study' Lulusan

6 bulan yang lalu

YOGYAKARTA - Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) yang dahulu bernama STMIK Akakom lolos seleksi proposal hibah Program Fasilitasi Pelaksanaan ...

Selengkapnya
Taekwondo UTDI Raih Emas di Kejurnas Sulawesi Tengah
Taekwondo UTDI Raih Emas di Kejurnas Sulawesi Tengah

6 bulan yang lalu

YOGYAKARTA - Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) yang dahulu bernama STMIK Akakom pada kejuaraan Taekwondo Nasional Heroes Day peringatan ...

Selengkapnya
Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) Jadi Tuan Rumah POR BAPOMI DIY 2021
Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) Jadi Tuan Rumah POR BAPOMI DIY 2021

7 bulan yang lalu

Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) dahulu bernama STMIK Akakom, menjadi tuan rumah POR BAPOMI DIY 2021 cabang tenis meja. Bertempat di ...

Selengkapnya