[Yogyakarta, 10 Desember 2025] – Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) terus berupaya membekali mahasiswanya dengan wawasan industri terkini dengan menggelar Kuliah Umum bertajuk "Integrasi Compliance, Monitoring SOC dan AI untuk Ketahanan Siber Organisasi" dengan menghadirkan 5 pemateri dari Nemo Security.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Presentasi ini dihadiri oleh mahasiswa yang antusias untuk mendalami dinamika dunia cyber security langsung dari praktisinya.
Dalam sesi ini, perwakilan dari Nemo Security, Sulhaedir, S.Kom., memaparkan tren ancaman siber terbaru yang tengah dihadapi industri global saat ini. Materi yang disampaikan mencakup:
Pengenalan SOC
Pengenalan lingkup dunia compliance
Pengenalan penggunaan AI dalam dunia sekuritas serta peluang Karir di Bidang Siber
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga melihat bagaimana kompleksitas serangan siber di dunia nyata. Kolaborasi dengan Nemo Security ini memberikan perspektif praktis yang sangat berharga bagi masa depan karir mereka," ujar Dr. L.N. Harnaningrum, S.Si., M.T., selaku Wakil Rektor II UTDI.
Kuliah umum ini merupakan salah satu langkah nyata UTDI dalam memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Nemo Security, sebagai mitra industri, memberikan insight mendalam mengenai perangkat dan metodologi terbaru yang digunakan untuk memitigasi risiko serangan digital. Mahasiswa tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga terlibat dalam sesi tanya jawab interaktif, mendiskusikan berbagai kasus kebocoran data hingga etika dalam dunia peretasan (ethical hacking).
Kegiatan ini ditutup dengan pemberian penghargaan kepada pembicara dan sesi foto bersama. Dengan terlaksananya kuliah umum ini, UTDI berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam menjaga keamanan ekosistem digital Indonesia.