[Yogyakarta, 30 Maret 2026] – Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) kembali mencatatkan pencapaian gemilang dalam penguatan kualitas akademik. Bertempat di Ruang Sidang 1, telah dilaksanakan seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang kenaikan jabatan akademik dosen menjadi Guru Besar (Profesor) kepada Prof. Dr. L.N. Harnaningrum, S.Si., M.T.
Pencapaian ini menjadikan beliau sebagai salah satu pakar tertinggi di lingkungan UTDI, sekaligus memperkuat jajaran tenaga pendidik ahli dalam mendukung transformasi digital nasional.
Dedikasi untuk Kemajuan Teknologi Informasi
Prof. Dr. L.N. Harnaningrum, S.Si., M.T., yang merupakan dosen pada Prodi Informatika, menerima gelar tertinggi ini atas dedikasi dan kontribusi ilmiahnya yang berkelanjutan di bidang Kepakaran Komputasi Bergerak (Mobile Computing).
Rektor UTDI, Sri Redjeki, S.Si., M.Kom., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian ini.
"Kehadiran Profesor baru di lingkungan UTDI adalah bukti nyata bahwa komitmen kami dalam meningkatkan kualitas SDM dan riset tidak pernah surut. Prof. Ningrum adalah teladan bagi seluruh civitas akademika bahwa ketekunan dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi akan membuahkan hasil yang prestisius," ujar Rektor.
Harapan untuk Riset dan Inovasi
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. L.N. Harnaningrum, S.Si., M.T. mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar gelar ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi institusi maupun masyarakat.
"Gelar Guru Besar ini bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan tanggung jawab baru untuk terus mengabdi, membimbing para kolega dosen, serta memastikan riset-riset di UTDI memiliki dampak nyata bagi percepatan digitalisasi di Indonesia," ujar Prof. Ningrum.
Penyerahan SK ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta, Ir. Teguh Wiyono Prasetyo, M.M., Rektorat, serta Ketua LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D, beserta jajarannya.