[Yogyakarta, 7 Juni 2026] – Dua dosen Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI), Dr. Asyahri Hadi Nasyuha, S.Kom., M.Kom. dan Dr. Edi Faizal, S.T., M.Cs., berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih pendanaan Hibah Penelitian Sinergi dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Penelitian kolaboratif ini mengangkat judul “Percepatan Kinerja Bisnis Berkelanjutan melalui CircularLearn.ai dalam Klasifikasi Limbah Rumah Sakit Apung Menuju Zero Waste dan Pemberdayaan Masyarakat Wilayah 3T”. Dalam pelaksanaannya, riset ini menggandeng mitra strategis yaitu Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE).
Solusi Digital untuk Isu Lingkungan dan Kesehatan Penelitian ini berfokus pada pengembangan CircularLearn.ai, sebuah inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dirancang untuk melakukan klasifikasi limbah secara efisien di Rumah Sakit Apung. Proyek ini bertujuan untuk mewujudkan konsep Zero Waste sekaligus memberdayakan masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Melalui integrasi teknologi digital dan pengabdian masyarakat, penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi keberlanjutan operasional medis di lokasi-lokasi yang sulit terjangkau, sekaligus menjadi model bisnis yang ramah lingkungan dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat setempat.
Komitmen UTDI dalam Riset Strategis Keberhasilan meraih hibah Sinergi LPDP ini menegaskan komitmen para dosen UTDI untuk terus berkontribusi dalam memecahkan permasalahan nyata bangsa melalui pendekatan teknologi digital yang inovatif dan kolaboratif.
Pihak universitas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dr. Asyahri Hadi Nasyuha dan Dr. Edi Faizal atas dedikasi dan kerja kerasnya. Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UTDI lainnya untuk terus aktif dalam riset-riset strategis yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.