Sharing Session "Technology with a Soul" Hadirkan Integrasi Ilmu Berteraskan Tauhid di Era Digital
Yogyakarta, 8 Oktober 2026 – Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) sukses menyelenggarakan Sharing Session bertema "Technology with a Soul: Integrasi Ilmu Berteraskan Tauhid di Era Digital". Kegiatan ini merupakan bagian dari program Global Exchange Malaysia dan dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026, pukul 08.30 WIB di kampus UTDI.
Acara ini diselenggarakan oleh Kelab Siddiq Fadzil bekerja sama dengan Institut Pemikiran dan Kepemimpinan Siddiq Fadzil, serta melibatkan Universiti Selangor (UNISEL) dan UTDI. Kolaborasi lintas negara ini menjadi ruang bertukar gagasan antara civitas akademika Indonesia dan Malaysia tentang bagaimana kemajuan teknologi dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai spiritual, etika, dan integritas
Antusiasme Peserta dalam Format Hibrida
Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta, terdiri dari 50 peserta yang hadir secara luring (offline) di kampus UTDI dan 20 peserta yang bergabung secara daring (online). Format hibrida ini memungkinkan peserta dari berbagai lokasi tetap dapat mengikuti rangkaian acara dan terlibat aktif dalam diskusi. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, baik dari mahasiswa, dosen, maupun civitas akademika lain yang tertarik pada isu keterpaduan antara teknologi dan nilai keilmuan.
Menghadirkan Panelis dan Tim Teaching
Sharing session ini menghadirkan tiga panelis dari kalangan akademisi dan mahasiswa,
yaitu:
1. Ts. Dr. Irny Suzila Ishak, Senior Lecturer
2. Edy Prayitno, S.Kom., S.E., M.Eng., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat
3. Agung Pangestu, Ketua HIMASI periode 2025/2026
Selain para panelis, kegiatan ini juga didukung oleh tim teaching, yakni Assoc. Prof. Dr. Edi Faizal, S.T., M.Cs, Senior Lecturer serta dibimbing oleh Ts. izwan Suhadak ishak, selaku dosen pengampu mata kuliah human personality & building. Kehadiran tim teaching memperkaya jalannya kegiatan dan memperkuat semangat kolaborasi akademik dalam program Global Exchange. Para pembicara membagikan pandangan dan pengalaman mereka mengenai pentingnya menempatkan teknologi sebagai sarana yang bermanfaat, beretika, dan berlandaskan nilai tauhid. Dari sudut pandang penelitian dan pengabdian masyarakat, ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi sebaiknya tidak berhenti pada kemajuan teknis, tetapi juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Sementara itu, perspektif mahasiswa menegaskan peran generasi muda sebagai pelaku utama transformasi digital yang perlu dibekali karakter kuat
Teknologi yang Berjiwa, Ilmu yang Berintegritas
Di tengah pesatnya perkembangan era digital, mulai dari kecerdasan buatan, otomatisasi, hingga derasnya arus informasi, peserta diajak untuk tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter dan integritas dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan. Tema "Technology with a Soul" menegaskan bahwa teknologi seharusnya hadir dengan "jiwa", yaitu dimanfaatkan untuk kemaslahatan, dilandasi nilai moral, dan diarahkan pada kebaikan bersama. Sesi diskusi berlangsung interaktif. Peserta, baik yang hadir langsung maupun daring, berkesempatan menggali lebih dalam bagaimana nilai tauhid dapat diintegrasikan dengan ilmu dan teknologi dalam kegiatan akademik, penelitian, maupun kehidupan sehari-hari.
Membina Generasi Berintegritas
Mengusung semangat "Bersama ilmu, membina generasi berintegriti di era digital", kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang unggul secara intelektual sekaligus kuat secara spiritual. Para peserta diharapkan membawa pulang pemahaman bahwa kecakapan digital harus berjalan beriringan dengan akhlak, tanggung jawab, dan kejujuran ilmiah. Melalui kegiatan ini, UTDI berharap kerja sama dalam program Global Exchange terus berlanjut dan semakin memperluas ruang kolaborasi akademik antarnegara, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat pada masa mendatang