Terbitan

Planned Obsolescence, ketika perangkat digital dipaksa usang lebih dini

  • Penerbit KEDAULATAN RAKYAT
  • Tanggal Terbitan 07-08-2026
Planned Obsolescence, ketika perangkat digital dipaksa usang lebih dini

Planned Obsolescence
ketika perangkat digital dipaksa usang lebih dini

Oleh :Yudhi Kusnanto
Dosen: Teknologi Komputer -D3 Universitas Teknologi Digital Indonesia
Bidang Penelitian : Jaringan Komputer,Keamanan Sistem,Sistem IoT

Beberapa waktu lalu, di layar ponsel muncul peringatan dari WhatsApp, yang menyatakan akan menghentikan dukungan kepada perangkat ini. Versi Android yang didukung oleh WhatsApp saat ini adalah Android 5.0 dan yang terbaru. Namun mulai 8 September 2026, versi yang didukung diubah menjadi Android 6.0 dan yang terbaru.

Ponsel yang saya gunakan memang masih memakai Android 5.1 dan sudah cukup lama ditinggalkan oleh pabrikan, sehingga tidak ada lagi pembaruan. Secara fisik perangkat ini sudah mengalami beberapa kerusakan minor. Namun demikian, semua fitur dalam perangkat tersebut, seperti kamera, mikrofon, layar sentuh dan LCD, penerima sinyal GPS dan lain-lain masih berfungsi normal. Hal ini membuat saya bertahan untuk tetap menggunakannya dan tidak terburu-buru mengganti dengan ponsel terbaru.

Sesungguhnya apa yang dilakukan oleh WhatsApp bukanlah hal yang baru. Beberapa aplikasi sudah mensyaratkan minimal Android 6.0 bahkan ada yang menuntut minimal Android 7.0. Peringatan yang diberikan oleh WhatsApp menjadi perhatian khusus karena aplikasi ini merupakan alat komunikasi utama saat ini, sehingga perlu dicari solusi yang terbaik.

Keusangan suatu perangkat digital pada dasarnya merupakan fenomena alamiah yang wajar. Perangkat dapat menjadi usang apabila mengalami kerusakan dan tidak ada suku cadang penggantinya. Atau tersedia suku cadang namun prosedur penggantiannya membutuhkan biaya yang relatif besar sehingga dirasakan tidak ekonomis dibandingkan dengan membeli produk baru.

Perangkat digital juga dapat menjadi usang karena tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan penggunanya, baik karena fitur yang diinginkan pengguna membutuhkan spesifikasi lebih tinggi atau karena penyedia layanan menghentikan dukungan untuk perangkat tersebut, seperti yang akan dilakukan oleh WhatsApp.

Fenomena keusangan produk teknologi digital yang direncanakan oleh pabrikan dikenal dengan sebutan planned obsolescence (keusangan yang direncanakan). Strategi ini dilakukan agar konsumen mau mengganti produk lama dengan yang baru, meskipun produk lama masih berfungsi dengan baik. Dengan kata lain, memberi keuntungan secara berkelanjutan bagi produsen.

Lantas, apa solusi yang tersedia bagi konsumen?

Selain mengikuti keinginan produsen dan penyedia layanan, konsumen masih punya pilihan lain agar tetap dapat menikmati layanan yang dibutuhkan, meskipun tidak lagi didukung oleh pabrikan. Misalnya dengan memasang Android alternatif terkini pada ponsel lama.

Ponsel yang saya pakai saat ini sudah beroperasi selama sepuluh tahun dan tidak dapat dipertahankan lagi sehingga perlu diganti. Kebetulan saya memperoleh ponsel bekas yang masih berfungsi baik. Kemudian, sistem Android bawaan pabrik saya ganti dengan sistem lain yaitu LineageOS yang merupakan turunan dari sistem Android 16 (AOSP). Dengan demikian saya punya kesempatan cukup lama untuk menikmati layanan WhatsApp di perangkat ini

Tantangannya adalah bagaimana menyalin semua data dari ponsel lama ke ponsel "baru" tanpa ada yang hilang. Terutama rekaman percakapan dan media (foto/gambar, dokumen, video) di WhatsApp karena fitur migrasi hanya tersedia di Android 6.0 ke atas. Setelah mempelajari berbagai informasi/panduan/petunjuk di Internet (yang tidak semuanya benar/akurat), akhirnya data dari ponsel lama berhasil di salin dengan tuntas ke ponsel baru.

Di situs resmi LineageOS ada panduan untuk instalasi LineageOS ke perangkat yang saya siapkan.[i] Tidak semua ponsel di dukung oleh LineageOS.

Semoga tulisan ringkas ini dapat menambah pengetahuan dan memberikan inspirasi solusi agar usia pakai perangkat digital, terutama ponsel, dapat diperpanjang selama mungkin. Saya menyadari bahwa preferensi penggunaan ponsel, berbeda-beda untuk setiap orang. Terima kasih...



[i] https://wiki.lineageos.org/devices/Mi8917/install/variant1/ ditinjau terakhir pada Selasa 4 Agustus 2026, 20:52