Berita

Workshop Implementasi Perizinan Usaha Berbasis Risiko Hadir di UTDI

dalam 6 jam

[Yogyakarta, 22 Mei 2026] – Dalam upaya membekali mahasiswa dan pelaku usaha muda dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi bisnis terkini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi D.I. Yogyakarta bekerja sama dengan Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) menyelenggarakan workshop Goes to Campus bertajuk "Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko", bertempat di Ruang S.2.1 UTDI. Kehadiran pihak dinas bertujuan untuk memberikan edukasi langsung mengenai mekanisme perizinan terbaru yang diterapkan di Indonesia, yakni sistem perizinan berusaha berbasis risiko atau Risk Based Approach (RBA). Sistem ini merupakan terobosan pemerintah untuk mempermudah proses perizinan usaha dengan mengklasifikasikan tingkat risiko kegiatan usaha, sehingga pelaku usaha mendapatkan kepastian hukum dan kemudahan dalam menjalankan operasionalnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Vanny Aldilla, S.H., M.H., yang menyoroti pentingnya perlindungan aset intelektual dalam ekosistem bisnis modern. Menurut Vanny, pemahaman mengenai perizinan berbasis risiko harus beriringan dengan perlindungan hak cipta dan merek guna menjamin keberlanjutan usaha di masa depan.

"Perizinan berbasis risiko bukan hanya tentang kepatuhan administratif, namun juga menjadi pintu gerbang bagi pelaku usaha untuk melindungi inovasi mereka. Dengan sistem yang tepat, pelaku usaha dapat beroperasi dengan lebih aman dan kompetitif," ujar Vanny.


Senada dengan hal tersebut, Pengawas Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Learning Management System (LMS) OJK DIY, Rosi Kho Arliyani, menekankan pentingnya literasi keuangan dan perilaku pelaku usaha dalam menjaga iklim bisnis yang sehat.

"Sinergi antara perizinan yang tertib dengan perilaku usaha yang bertanggung jawab akan menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif. Melalui sistem Learning Management System yang kami dorong, kami berharap para pelaku usaha dapat terus mengedukasi diri untuk patuh pada regulasi, terutama dalam lingkup jasa keuangan," jelas Rosi.

Workshop ini menarik antusiasme tinggi dari para peserta, terbukti dengan terpenuhinya kuota terbatas sebanyak 30 orang. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai kendala yang dihadapi dalam pengurusan izin usaha serta mendapatkan panduan teknis mengenai sistem perizinan yang berlaku saat ini.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis bagi para pelaku usaha di Yogyakarta dalam memahami regulasi, sehingga dapat meminimalisir risiko hukum dan meningkatkan skala usaha mereka secara berkelanjutan.


Berita Lainnya

Workshop Implementasi Perizinan Usaha Berbasis Risiko Hadir di UTDI
Workshop Implementasi Perizinan Usaha Berbasis Risiko Hadir di UTDI

dalam 6 jam

[Yogyakarta, 22 Mei 2026] – Dalam upaya membekali mahasiswa dan pelaku usaha muda dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi bisnis terkini, Dinas Penanaman ...

Selengkapnya
Buka Peluang Karier Global, UTDI dan Promotheus Academy Gelar Seminar Internasional untuk Mahasiswa
Buka Peluang Karier Global, UTDI dan Promotheus Academy Gelar Seminar Internasional untuk Mahasiswa

16 jam yang lalu

[Yogyakarta, 21 Mei 2026] – Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) sukses menyelenggarakan seminar internasional bertajuk "How to Become a Freelancer: Remote Work & ...

Selengkapnya
UTDI Wisuda 199 Lulusan, Siapkan Generasi Digital Unggul untuk Kemajuan Bangsa
UTDI Wisuda 199 Lulusan, Siapkan Generasi Digital Unggul untuk Kemajuan Bangsa

8 hari yang lalu

[Yogyakarta, 9 Mei 2026] — Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Magister, Sarjana, dan Diploma Periode I Tahun ...

Selengkapnya