[Yogyakarta, 23 Juni 2026] – Dalam upaya mendorong transformasi digital bagi pelaku usaha mikro dan komunitas pedesaan, Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) bekerja sama dengan Kolej Komuniti Temerloh (KKTM) menyelenggarakan Cyber Entrepreneurship Clinic Program pada Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas Pintar S.2.1 UTDI ini merupakan bagian dari rangkaian program internasional Youth TechBridge 2026: Developing Digital Leaders Across Borders.
Menjembatani Keahlian Teknis dengan Kebutuhan Ekonomi Akar Rumput
Sesi klinik yang dipimpin oleh Mohd Nor Hafiz bin Sawandi dari KKTM ini tidak dirancang sebagai kuliah konvensional, melainkan sebagai lokakarya interaktif yang menghubungkan keahlian teknis dengan aplikasi sosial-ekonomi nyata. Fokus utama program ini adalah membekali UMKM dan perwakilan desa agar mampu mengamankan bisnis mereka dari ancaman siber modern sekaligus meningkatkan kapabilitas digital mereka.
"Program ini menyoroti pentingnya platform digital dalam memberdayakan ekonomi pedesaan secara aman, sehingga mampu memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat internasional," ujar Mohd Nor Hafiz bin Sawandi.
Konsultasi Langsung bagi Pelaku Usaha Lokal
Sesi terakhir kegiatan diisi dengan klinik konsultasi interaktif bagi 20-30 peserta yang terdiri dari mahasiswa UTDI serta perwakilan pelaku usaha dari desa sekitar. Para pembicara memberikan pendampingan khusus terkait proteksi data, pengarsipan digital yang aman, serta alur kerja keamanan siber yang disesuaikan dengan lingkungan bisnis bersumber daya terbatas.
Program ini berhasil memberikan edukasi praktis bagi peserta mengenai cara mencegah penipuan pembayaran digital dan mengamankan data operasional. Sebagai tindak lanjut, perangkat toolkit digital dan daftar periksa keamanan yang disusun oleh tim KKTM telah dibagikan kepada panitia UTDI untuk disebarluaskan kepada komunitas desa dan mahasiswa pengusaha.
Laporan kegiatan ini telah disiapkan oleh Yagus Cahyadi, S.T., M.Eng., Ph.D. (Kepala Kantor Kerja Sama dan Urusan Internasional UTDI), disetujui oleh Dara Kusumawati, S.E., M.M. (Dekan Fakultas Manajemen dan Bisnis UTDI), serta diakui oleh Mohd Nor Hafiz bin Sawandi selaku fasilitator dari KKTM.
Peresmian Kerja Sama melalui Letter of Intent (LoI)
Seiring dengan suksesnya rangkaian program Youth TechBridge 2026, UTDI dan KKTM secara resmi menandatangani Letter of Intent (LoI). Penandatanganan dokumen ini menjadi landasan formal bagi kedua institusi untuk memperluas kolaborasi di masa depan, mulai dari pertukaran mahasiswa, riset bersama, hingga pengembangan kurikulum pendidikan tinggi vokasi yang berfokus pada teknologi digital.
"Kerja sama melalui LoI ini merupakan langkah konkret kami dalam membangun jaringan pemimpin digital lintas negara. Kami berharap sinergi antara UTDI dan KKTM tidak hanya berdampak bagi civitas akademika, tetapi juga memberikan nilai nyata bagi pengembangan ekonomi masyarakat," ungkap Kepala Kantor Kerja Sama dan Urusan Internasional UTDI, Yagus Cahyadi, S.T., M.Eng., Ph.D.