Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan Surat Pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 543/DST/B.B3/DT.03.00/2026 tanggal 20 Juli 2026, UTDI resmi ditetapkan sebagai salah satu penerima bantuan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Reguler Skema A Tahun 2026.
Pada program hibah tersebut, Program Studi Informatika memperoleh pendanaan untuk melaksanakan program peningkatan mutu proses pembelajaran melalui penguatan kompetensi di bidang keamanan siber. Program yang diusulkan UTDI mengangkat tema "Penguatan Kompetensi Keamanan Siber melalui Vulnerability Assessment dan Penetration Testing (VAPT) pada Aplikasi Web Tahap Pra-Produksi Berbasis Standar Sertifikasi Kompetensi." Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri keamanan siber yang terus berkembang.
Melalui penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang dipadukan dengan metode Problem-Based Learning (PBL) dan Project-Based Learning (PjBL), mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan dunia industri. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi kerentanan keamanan aplikasi web serta melakukan penetration testing menggunakan perangkat yang digunakan di industri, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan menyusun laporan profesional sesuai standar sertifikasi kompetensi.
Melalui Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2026, UTDI akan membangun Laboratorium Audit Keamanan Aplikasi yang didukung oleh perangkat komputasi berperforma tinggi. Laboratorium ini akan menjadi pusat pembelajaran berbasis praktik (hands-on laboratory) yang mendukung simulasi lingkungan pra-produksi, kegiatan praktikum, penelitian, tugas akhir, magang, serta persiapan mahasiswa dalam mengikuti sertifikasi kompetensi di bidang keamanan siber.
Tim Pelaksana Hibah Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2026 diketuai oleh Adi Kusjani, S.T., M.Eng., dengan anggota tim Dini Fakta Sari, S.T., M.T., Deborah Kurniawati, S.Kom., M.Kom., Adiyuda Prayitna, S.T., M.T., dan Ika Ellisa Safaria, S.E.. Pelaksanaan program ini berada di bawah arahan dan dukungan penuh pimpinan Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI), yaitu Rektor, Wakil Rektor I, serta Wakil Rektor II. Program ini merupakan wujud komitmen UTDI dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui penguatan kualitas proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Selain itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi lulusan, khususnya di bidang keamanan siber, sehingga memiliki daya saing yang tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan meraih hibah PP-PTS Tahun 2026 semakin memperkuat rekam jejak UTDI dalam memperoleh berbagai program pendanaan kompetitif dari pemerintah. Pada tahun-tahun sebelumnya, UTDI juga berhasil memperoleh berbagai hibah, antara lain PKKM, PHP-PTS, PPPTV-PTS, dan PP-PTS, yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan laboratorium, serta penguatan ekosistem pendidikan berbasis teknologi di lingkungan kampus.
Dengan diraihnya Hibah PP-PTS Reguler Skema A Tahun 2026, UTDI
semakin optimistis dalam mewujudkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan
berorientasi pada kebutuhan industri. Melalui program ini, UTDI berkomitmen
menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta siap menghadapi
tantangan era transformasi digital, khususnya di bidang keamanan siber (cybersecurity).
Ke depan, program ini diharapkan semakin memperkuat posisi UTDI sebagai
perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan teknologi digital dan
berkontribusi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas,
berintegritas, dan berdaya saing global.