Berita

Kolaborasi Dosen UTDI dan STIKES Bethesda Yakkum dalam Pembuatan Aplikasi SI-Telur Petis 2.0

dalam 5 jam


Kolaborasi Dosen UTDI dan STIKES Bethesda Yakkum dalam Pembuatan Aplikasi SI-Telur Petis 2.0


Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensidan diabetes melitus merupakan kontributor utama beban kesehatan masyarakat yang sifatnya kronis dan memerlukan pemantauan berkelanjutan, bukan hanya penanganan episodik saat pasien datang ke fasilitas kesehatan. Pendekatan konvensional yang mengandalkan kunjungan tatap muka berkala memiliki beberapa keterbatasan mendasar:

Keterputusan data, riwayat tekanan darah, gula darah, dan pola hidup pasien antar kunjungan sering tidak tercatat sistematis, sehingga perawat/puskesmas kehilangan gambaran tren kondisi pasien.

Keterbatasan jangkauan tenaga kesehatan, rasio perawat/puskesmas terhadap jumlah pasien PTM di tingkat komunitas (kelurahan/desa) umumnya rendah, sehingga pemantauan proaktif sulit dilakukan tanpa alat bantu digital.

Rendahnya kepatuhan pasien (self-management), tanpa pengingat dan umpan balik berkala, pasien PTM cenderung tidak konsisten mengukur kondisi kesehatannya sendiri maupun menjalankan pola hidup sehat (diet, aktivitas fisik, minum obat).

Minimnya edukasi yang dipersonalisasi, materi edukasi kesehatan yang bersifat umum (bukan berbasis tingkat risiko individu) kurang efektif mengubah perilaku.

Keterbatasan infrastruktur perangkat pasien, banyak pasien komunitas mengakses layanan digital melalui perangkat mobile kelas menengah-bawah dengan konektivitas internet yang tidak selalu stabil, sehingga solusi berbasis aplikasi native konvensional kurang ideal dari sisi distribusi dan storage device.


Berdasarkan hal tersebut, maka muncullah ide penelitian yang dilakukan oleh tim lintas disiplin ilmu yang dipimpin oleh Mei Rianita Elfrida Sinaga, S.Kep., Ns., M.Kep, dari STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta, dengan anggota Cosmas Haryawan, S.TP., S.Kom., M.Cs dari  Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI)   dan  Dr. Ontran Sumantri Riyanto, S.H., M.H STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.


Dari Penelitian tersebut, lahirlah Inovasi Aplikasi SI-TELUR PETIS 2.0 yang dirancang sebagai sistem informasi kesehatan berbasis komunitas dan dapat menjembatani pasien, perawat, dan admin puskesmas dalam satu ekosistem digital terpadu. Dengan pendekatan mobile-first Progressive Web App (PWA) yang dapat diinstal seperti aplikasi native Android (melalui pembungkusan Trusted Web Activity/TWA) namun tetap ringan, dapat berjalan dalam platform Android, IOS/Iphone, hingga Windows Desktop.


Inovasi ini mengartikulasikan kebaruan konseptual yakni mentransformasi paradigma pemantauan reaktif menjadi model pendampingan proaktif terintegrasi.


Pihak penerima manfaat aplikasi ini diantaranya:

- Pasien yang memperoleh Kemudahan self-monitoring, pengingat otomatis, edukasi personal berbasis risiko, kanal komunikasi langsung dengan perawat (I-Chat)

- Perawat yang memperoleh Efisiensi pemantauan banyak pasien sekaligus, prioritisasi berbasis data, dokumentasi asuhan yang terpusat dan legal-defensible

- Admin Instansi Kesehatan yang memperoleh Visibilitas data wilayah kerja, kontrol konfigurasi klinis tanpa developer, pelaporan otomatis

- Institusi/Dinas Kesehatan bisa mendapatkan Data agregat kesehatan komunitas yang lebih akurat dan real-time untuk perencanaan program PTM

Pengembangan SI TELUR PETIS 2.0 melampaui simplifikasi digitalisasi dokumen biasa. 

Sistem ini menancapkan fondasi operasionalnya pada Standar Operasional Prosedur keperawatan jarak jauh yang rigid. Dari perspektif riset dan teknologi, prototipe aplikasi telah melewati pengujian relevan di lingkungan simulasi dan kini memasuki fase validasi operasional lapangan multi lokasi. 

Tahapan ini mencakup evaluasi kinerja sistem, penerimaan pengguna, serta uji kesiapan adopsi kelembagaan di layanan primer, sebagaimana diujicobakan bersama Puskesmas Banguntapan III Bantul dan Klinik Titian Medika menuju tahap hilirisasi dan komersialisasi.

Melalui konvergensi teknologi tepat guna dan penguatan tata kelola klinis berbasis keperawatan jarak jauh, SI TELUR PETIS 2.0 membuktikan bahwa hilirisasi riset perguruan tinggi mampu menjadi instrumen nyata yang menjembatani ruang rawat dengan kehidupan keseharian masyarakat di garda terdepan sistem kesehatan nasional

 Berita ini juga tayang di:

- Jogja TribunNews (https://jogja.tribunnews.com/kesehatan/1221647/si-telur-petis-20-efektif-membantu-pasien-hipertensi-dan-diabetes-di-luar-ruang-periksa)

- Koran Merapi (https://www.koranmerapi.id/kesehatan/10417/aplikasi-si-telur-petis-telenursing-dan-transformasi-asuhan-keperawatan-berbasis-digital/)




Berita Lainnya

Kolaborasi Dosen UTDI dan STIKES Bethesda Yakkum dalam  Pembuatan Aplikasi SI-Telur Petis 2.0
Kolaborasi Dosen UTDI dan STIKES Bethesda Yakkum dalam Pembuatan Aplikasi SI-Telur Petis 2.0

dalam 5 jam

Kolaborasi Dosen UTDI dan STIKES Bethesda Yakkum dalam Pembuatan Aplikasi SI-Telur Petis 2.0 Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensidan diabetes melitus ...

Selengkapnya
UTDI PERPANJANG KERJASAMA DENGAN UNIVERSITI SELANGOR (UNISEL) MALAYSIA
UTDI PERPANJANG KERJASAMA DENGAN UNIVERSITI SELANGOR (UNISEL) MALAYSIA

13 hari yang lalu

YOGYAKARTA — Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) meresmikan penguatan kolaborasi internasionalnya melalui penerimaan kunjungan kehormatan dari perwakilan Universiti Selangor (UNISEL) Malaysia, ...

Selengkapnya
UTDI Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
UTDI Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

14 hari yang lalu

YOGYAKARTA, 17 Agustus 2026 – Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik ...

Selengkapnya