[Yogyakarta, 10 April 2026] – Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) terus melakukan langkah konkret dalam memperkuat standar pendidikan tinggi melalui implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Bertempat di Ruang Kelas S.2.1, jajaran dosen berkumpul untuk mengikuti sosialisasi sistem terbaru mengenai pengumpulan soal ujian dan mekanisme penilaian berbasis capaian pembelajaran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi digital internal UTDI untuk memastikan bahwa setiap proses evaluasi mahasiswa terukur dan selaras dengan profil lulusan yang dibutuhkan oleh industri masa depan.
Digitalisasi Manajemen Evaluasi Pembelajaran
Sistem pengumpulan soal yang diperkenalkan dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan data. Melalui platform ini, dosen dapat mengunggah soal ujian secara terintegrasi yang secara otomatis dipetakan ke dalam indikator capaian pembelajaran (CPL) masing-masing program studi.
Dalam sambutannya, Sri Redjeki, S.Si.,M.Kom.,Ph.D. menyampaikan bahwa adopsi sistem ini bukan sekadar soal teknis pengumpulan berkas, melainkan upaya menjaga mutu pendidikan.
"Dengan sistem penilaian berbasis OBE yang terdigitalisasi, kita tidak hanya menilai hasil akhir mahasiswa, tetapi juga mampu memantau sejauh mana kompetensi spesifik telah tercapai secara objektif. Ini adalah komitmen UTDI untuk terus memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang akuntabel," ungkapnya di hadapan para peserta.
Menyongsong Akreditasi dan Standar Global
Implementasi sistem penilaian OBE yang disiplin merupakan salah satu syarat utama dalam pemenuhan standar akreditasi, baik nasional maupun internasional. Dengan data penilaian yang terkumpul secara sistematis, UTDI akan lebih mudah melakukan audit mutu akademik secara berkala.
Langkah ini juga sejalan dengan performa digital UTDI yang semakin meningkat, di mana akses terhadap layanan akademik berbasis web kini menjadi pilar utama dalam interaksi antara dosen dan institusi.